Cari dan saring destinasi sesuai keinginanmu.
35 destinasi ditemukan
Bukittinggi
Benteng peninggalan Belanda (1825) di Bukit Jirek, terhubung ke Kebun Binatang lewat Jembatan Limpapeh.
Padang
Gereja Advent bersejarah (sejak sekitar 1900) bergaya kolonial dengan aula ibadah kayu, didirikan misionaris Ralph W. Munson; situs penting Protestan.
Gereja Katedral Katolik (Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus) di Belakang Tangsi, dibangun 1933 dan menjadi cagar budaya; takhta Uskup Padang.
Gereja Protestan bersejarah di Jl. Bagindo Aziz Chan (resmi dibuka 1881), dijuluki 'Gereja Ayam' karena patung ayam di puncak menaranya; cagar budaya.
Padang Panjang
Kampus Institut Seni Indonesia yang kerap menggelar pertunjukan seni Minang; pusat kesenian di 'Kota Serambi Mekah'.
Menara jam ikonik (1926) di jantung kota, landmark utama Bukittinggi dengan taman asri; cantik saat malam berlampu.
Jembatan gantung berhias gonjong Minang yang menghubungkan Benteng Fort de Kock dan Kebun Binatang.
Landmark kota terkait novel Siti Nurbaya; ramai di sore-malam dengan pedagang kuliner dan pemandangan Batang Arau.
Kapel mungil bergaya Belanda (1903) dengan dinding bata ekspos merah dan menara lonceng kecil di dekat Kota Tua; spot foto klasik yang ikonik.
Kelenteng bersejarah di kawasan Pondok dengan arsitektur Tionghoa yang kaya warna dan nilai budaya.
Kawasan bangunan kolonial dan pecinan; saat malam dipenuhi lampion dan kuliner khas Tionghoa-Minang.
Sawahlunto
Kawasan bangunan kolonial Belanda yang terawat di lembah, jantung kota warisan dunia Ombilin.
Showing 1 to 12 of 35 results